Senin, 19 Maret 2012

PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DALAM MENGUNAKAN TIK

warta warga

                Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia.hadirnya komputer menjadikan manusia dapat bekerja lebih efektif dan efisien.Namun,sebagai perangkat teknologi,komputer dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penggunanya.untuk itu,perlu adanya prosedur yang baik dalam menggunakan komputer agar tidak berdampak negative bagi kesehatan dan keselamatan kerja.
                Kesehata n dan keselamatan kerja (k3) merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam bekerja dengan menggunakan komputer.berbagai penelitian yang telah di lakukan para ahli mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan keselamatan.oleh karena itu,K3 merupakan aspek yang harus di perhatikan dalam menggunakan komputer.
                Penggunaan komputer saat ini semakin luas komputer tidak hanya digunakan di kantor dan di sekolah.tetapi juga di gunakan di lingkungan rumah tangga untuk membantu aktivitas sehari-hari.akan tetapi pada umumnya aspek k3 belum menjadi perhatian para pengguna komputer.walaupun banyak manfaat yang di peroleh dari penggunaan komputer namun belum banyak yang menyadari dampak yang  ditimbulkan dari penggunaan komputer.
                Penyakit yang sering diderita oleh pengguna komputer antara lain nyeri kepala,nyeri otot,dan tulang.penyakit ini sering menyerang pada bahu,pergelangan tangan ,leher,punggung,dan pinggang bagian bawah.selain itu,pengguna komputer dapat terserang penyakit lain,seperti kesemutan,banadan bengkak,anggota badan kaku,sakit ginjal,sakit mata,berarir,nyeri,dan gangguan penglihatan.selain itu,posisi tubuh,posisi peralatan komputer,pencahayaan ruangan,dan kondisi lingkungan  juga dapat sangat mempengaruhi kesehatan,keselamatan,dan kenyamanan,saat bekerja dengan komputer.
                Untuk menjaga keselamatan kerja pengguna komputer harus menyadari bahwa komputer yang dihubungkan dengan listrik mempunyai tegangan tinggi.oleh karena itu,pengguna komputer harus berusaha mencegah terjadinya risiko tersengat listrik. Caranya dengan mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari sengatan listrik. Selain itu, di perhatikan pula kabel-kabel yang kemungkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran dan rusaknya peralatan komputer.
Beberapa hal yang dapat di lakukan agar terhindar dari risiko bekerja dengan komputer adalah sebagai berikut.

1. Mengatur Posisi Tubuh
                Posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sangat berpengaruh pada kesehatan. Pengguna komputer sebaiknya mengetahui cara mengatur posisi tubuh yang sesuai dengan syarat K3 agar dapat memberikan kenyamanan .

a.       Posisi duduk dan leher
                Pada saat bekerja dengan komputer posisi kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor. Leher tidak boleh membungkuk atau mengadah karena dapat menyebabkan sakit pada leher.
b.      Posisi punggung
                Posisi punggung yang baik saat menggunakan komputer adalah posisi punggung yang tegak,tidak miring ke kiri atau ke kanan,tidak membungkuk  dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang.untuk mendapatkan posisi punggung yang baik, seharusnya ditunjang dengan tempat duduk yang baik dan nyaman.
c.       Posisi pundak
                Posisi pundak yang baik adalah posisi pundak yang  tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu ke bawah. Jika otot – otot di bahu masih tegang,berarti posisi pundak belum benar.
d.      Posisi lengan dan siku
                Posisi lengan yang baik adalah apabila dapat mengetik dan menggunakan mouse dengan nyaman. Masing- masing orang mempunyai posisi nyaman tersendiri. Posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada di samping badan dan siku membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.

2. Mengatur Monitor
                Monitor komputer pada umumnya masih menggunakan tabung gambar (CRT) yang dapat menyebabkan intensitas cahaya atau radiasi yang di pancarkan monitor cukup tinggi. Radiasi dari monitor dapat mengakibatkan gangguan pada mata, seperti mata merah,pedih, dan pandangan kabur. Untuk itu, monitor harus di tambahkan layar anti radiasi ( screen filter ) agar mata terhindar dari kerusakan dari komputer.
                Untuk mengurangi keluhan pada mata,perhatikan penggunaan monitor seperti berikut.
a. Letakkan monitor sedemikian rupa di ruangan yang tidak ada cahaya yang memantul dengan layar monitor.
b. Letakkan monitor sejajar dengan garis horizontal mata,agar pandangan mata tidak menadah  atau menunduk.
c. Aturlah cahaya monitor agar tidak terlalu terang dan gelap.
d. Seringlah mengedipkan  mata untuk menjaga mata tidak kering.
e. Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata.

3. Mengatur  Letak Kabel Komputer.
Berikut ini hal-hal yang perlu di perhatikan dalm mengatur letak kabel komputer.
a. Kabel komputer harus di hindarkan dari air karena dapat menyebabkan konsleting.konsleting ini dapat mengakibatkan hubungan arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran.
b. Usahakan agar kabel-kabel komputer tidak menutupi bagian-bagian penting komputer yang bergerak,seperti kipas pendinginan processor pada CPU. Aturlah kabel-kabel komputer agar terurai secara rapi demo kenyamanan.

4. Mengatur Penggunaan CPU ( Central Processing Unit )
Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan CPU.
a. Bagian dari perangkat komputer ini tidak boleh langsung bersentuhan dengan tangan yang basah karena aliran listrik yang ada di CPU dapat menyetrum manusia.
b. Jika kompuetr berada di ruangan ber AC,jangan meletakkan perangkat komputer  termasuk CPU tepat di bawah AC. Hal ini dikarenakan tetesan air dari AC yang mengenai CPU dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran.
c. Bukalah  chasing CPU secara berkala untuk membersihkan bagian dalam CPU.gunakan kuas cat dan kain kering untuk membersihkan tumpukan debu yang menumpuk di bagian – bagian tertentu di CPU. Terutama pada bagian kipas pendingin baik di processor maupun di power supply. Hal ini bermanfaat untuk memperpanjang masa pemakaian processor dan komponen lainnya.

5. Mengatur Penggunaan Keyboard
                Posisi keyboard yang salah merupakan salah satu faktor penyebab nyeri oto dan persendian. Nyeri oto dan tulang yang disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tangan yang tidak seimbang dalam waktu lama. Untuk mencegah keyboard rusak dan terjadi konsleting, hindarkan keyboard dari tumpahan air. Untuk memperpanjang masa pemakaian keyboard, rawatlah dengan teratur. Bersihkanlah sela-sela tombol keyboard dengan menggunakan kuas.


Sumber : Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi 1 SMA / MA , penulis Agus Dwihandoyo, Suwardi,  Uji Saputro . 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar