Rabu, 28 Maret 2012

BAB 9



DUNIA BISNIS

Perubahan perdagangan dunia menuntut segera dibenahinya etika bisnis agar tatanan ekonomi dunia semakin membaik. Langkah apa yang harus ditempuh? Didalam bisnis tidak jarang berlaku konsep tujuan menghalalkan segala cara. Bahkan tindakan yang berbau kriminal pun ditempuh demi pencapaian suatu tujuan. Kalau sudah demikian, pengusaha yang menjadi pengerak motor perekonomian akan berubah menjadi binatang ekonomi.

Terjadinya perbuatan tercela dalam dunia bisnis tampaknya tidak menampakan kecenderungan tetapi sebaliknya, makin hari semakin meningkat. Tindakan mark up, ingkar janji, tidak mengindahkan kepentingan masyarakat, tidak memperhatikan sumber daya alam maupun tindakan kolusi dan suap merupakan segelintir contoh pengabdian para pengusaha terhadap etika bisnis.

Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain.

Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung.

Dengan memetakan pola hubungan dalam bisnis seperti itu dapat dilihat bahwa prinsip-prinsip etika bisnis terwujud dalam satu pola hubungan yang bersifat interaktif. Hubungan ini tidak hanya dalam satu negara, tetapi meliputi berbagai negara yang terintegrasi dalam hubungan perdagangan dunia yang nuansanya kini telah berubah. Perubahan nuansa perkembangan dunia itu menuntut segera dibenahinya etika bisnis. Pasalnya, kondisi hukum yang melingkupi dunia usaha terlalu jauh tertinggal dari pertumbuhan serta perkembangan dibidang ekonomi. Jalinan hubungan usaha dengan pihak-pihak lain yang terkait begitu kompleks. Akibatnya, ketika dunia usaha melaju pesat, ada pihak-pihak yang tertinggal dan dirugikan, karena peranti hukum dan aturan main dunia usaha belum mendapatkan perhatian yang seimbang.

Salah satu contoh yang selanjutnya menjadi masalah bagi pemerintah dan dunia usaha adalah masih adanya pelanggaran terhadap upah buruh. Hal lni menyebabkan beberapa produk nasional terkena batasan di pasar internasional. Contoh lain adalah produk-produk hasil hutan yang mendapat protes keras karena pengusaha Indonesia dinilai tidak memperhatikan kelangsungan sumber alam yang sangat berharga.

Etika bisnis (Kaitan Etika dan Bisnis)

Pertanyaan : apakah antara bisnis dan etika ada hubungan ? Adakah etika bisnis?
Ada dua pandangan :
1. Antara bisnis dan etika tidak ada hubungan sama sekali
  • Pandangannya : Dalam bisnis orang menyibukkan diri dengan jual-beli, mmebuat produk dan menawarkannya untuk mendapat untung, tapi orang tidak berurusan dengan etika atau moralitas.
  • Ungkapan-ungkapan yang senada dengan istilah diatas, oleh Richard T. De George disebut sebagai “ Mitos Bisnis Amoral” (bukan immoral)
  • Dasar pemikirannya
    • Bisnis sama dengan judi
    • Bisnis punya aturan sendiri
    • Yang mematuhi aturan moral dalam bisnis akan merugi dan tersingkir
  • Argumen pendukung
    • Jika suatu praktek secara legal diterima maka secara etis juga diterima
    • Jika praktek itu begitu umum, maka diangap sebagai ‘norma’ mengikat yang berlaku umum.

2. Prinsip Etika berlaku dalam bisnis
  • Bisnis tidak seratus persen sama dengan judi
    • Sama dengan judi : berani mengambil resiko, berani berspekulasi, berani bertaruh
    • Beda dengan judi : yang dipertaruhkan dalam bisnis jauh lebih luas dan dalam
  • Tidak benar bisnis punya aturan sendiri lepas dari aturan sosial masyarakat pada umumnya. Alasannya:
    • Bisnis adalah bagian aktivitas penting dari masyarakat
    • Bisnis adalah kegiatan antar manusia
    • Maka etika diperlukan sebagai pemberi arah keputusan dan tindakan
  • Tidak benar bahwa yang mematuhi aturan moral dalam bisnis akan merugi dan tersingkir dari persaingan
  • Bisnis yang sukses adalah bisnis yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral
  • Harus dibedakan antara legalitas dan moralitas
  • Etika tidak sama dnegan ilmu empiris
  • Dalam kondisi tertentu dibenarkan adanya penyimpangan dari segi etika, tapi tidak berarti bisnis tidak mengenal etika
  • Berbagai aksi protes yang terjadi dimana-mana menunjukkan bahwa banyak orang menghendaki dan mendambakan agar bisnis dijalankan secara baik serta tetap mengindahkan norma-norma etika

Prinsip – Prinsip etika bisnis
  • Prinsip otonomi
  • Prinsip kejujuran
  • Prinsip berbuat baik (positif) dan prinsip tidak berbuat jahat (negatif)
  • Prinsip keadilan : adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban
  • Prinsip hormat pada diri sendiri

Masalah yang dihadapi dalam dunia bisnis
  • Standar moral para pelaku bisnis masih sangat lemah
  • Pada tingkat perusahaan sering terjadi konflik kepentingan
  • Tidak atau belum adanya organisasi profesi bisnis dan manajemen yang berfungsi menegakkan kode etik bisnis dan manajemen
  • Peralihan dari masyarakat sedang berkembang menuju masyarakat maju
  • Adanya ketidak stabilan politik dalam negeri


MENCIPTAKAN IDE BISNIS
 Orang akan tertarik membangun bisnis hanya apabila mereka mengharapkan imbalan untuk usahanya. Imbalan tersebut diantranya adalah :
  • Kesempatan mendapatkan imbalan yang besar.
  • Menjadi atasan bagi mereka sendiri daripada bekerja dengan orang lain
  • Tertarik dengan tantangan dan prestise
Supaya bisnis berhasil, suatu perusahaan harus mempunyai keungggulan kompetitif atau sifat unik atas produk/jasanya.


Tiga Keputusan Biasa Dalam Bisnis ( Three Common Business Decicion )
Keputusan manajemen (Management decision)
  • Perlengkapan mesin apa yang diperlukan untuk memproduksi suatu produk ?
  • Berapa karyawan yang dibutuhkan untuk memproduksi suatu produk ?
  • Bagaimana dapat memotivasi karyawan agar bekerja lebih baik ?
Keputusan pemasaran (Marketing decision)
  • Barapa harga jual atas produk ?
  • Apakah harus ada inovasi produk lama ?
  • Apakah promosi iklan harus dibuat ?
Keputusan keuangan (Finance decision)
  • Apakah menjual saham atau meminjam kepada Bank ?
  • Berapa jangka waktu pengembalian hutang ?
  • Apakah perusahaan harus investasi ke dalam bisnis baru ?

Langkah - Langkah Untuk Menciptakan Ide Bisnis ( Steps For Creating A Business Idea )
Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan (Identify Consumer Needs):
  • Penelitian pasar (Market research).
  • Penilaian atas lingkungan perusahaan (Assessment of The Business Environment):
  • Lingkungan Ekonomi (economic environment),
  • Lingkungan Industri (Industrial environtment)
  • Lingkungan global (global environments).


Pengaruh Teknologi Dalam Menciptakan Bisnis

Peranan Teknologi penting dalam perkembangan perusahaan. Dengan penerapan teknologi terhadap mesin baru proses produksi atau kegiatan bisnis lainnya dapat berjalan lancar dan mampu meningkatkan produktivitas kerja serta mampu memenuhi permintaan pasar. Demikian juga Teknologi Informasi mampu meningkatkan dukungan informasi untuk pengabilan keputusan dan meningkatkan daya saing perusahaan. Pemilik Perusahaan Perusahaan dijalankan oleh karyawan Pelanggan Kreditur Pemasok Dana Investasi Pembelian.

 

 

Bisnis Yang Paling Propektif Dibidang IT

Dalam Ero globalisasi saat ini banyak aspek-aspek yang berkembang dengan pesat. Salah satunya aspek bisnis, setelah munculnya internet bisnis mulai merambak kedalam dunia maya ini,.mulai dari e-commerce sampai bisnis perorangan yang hanya lewat media blog atau situs jejaring sosial, seperti facebook,twiter.

Jenis usaha yang bergerak dalam bidang komputerisasi Salah satu jenis usaha yang bergerak dalam bidang komputerisasi, memang mempunyai prospek yang sangat menjajikan, karena semua kebutuhan informasi di dunia ini tidak akan terlepas dari komputerisasi. sifat manusia pada umumnya yang cenderung prakmatis sangat mendorong agar semua kebutuhannya di supplay secara instan, cepat dan mudah. Tidak heran jika dizaman sekarang teknologi khususnya yang berbasis computer sangat mudah di temui.

Jenis usaha komputerisasi ini, cukup banyak produk yang di rangkul, antara lain adalah hardware computer, software, installasi jaringan atau networking hingga jasa pelayanan maintenance maupun service untuk kalangan rumahan.

Dengan prospek yang menjajikan, dan segment pasar yang tidak terbatas, maka sudah barang tentu resiko yang dihadapi oleh usaha semacam ini juga tidak kalah besarnya, banyak sekali resiko yang mengancap usaha jenis ini, antara lain factor internal dan eksternal, faktor internal dapat timbul dari manusia yang bergelut dalam usaha itu sendiri, dan faktor eksternalnya adalah seperti halnya dengan bencana alam.

Untuk menghindari kesalahan proses yang mengaikibatkan resiko yang sangat merusak baik material maupun tidak, maka perlu dibuat suatu Standart Operasional Prosedur yang notabene bertujuan untuk mencegah atau mengurangi resiko kegagalan dalam proses bisnis.

Tiga propesi bisnis yang paling prospektif :
1.      Bisnis Retail
Bisnis retail adalah bisnis produk yang berhubungan langsung dengan kebutuhan konsumen yang di jual secara eceran dalam hal ini produk makanan dan minuman. Maraknya pertumbuhan bisnis retail di indonesia dapat dilihat dari hipermarket di kota kota besar serta minimarket di kota-kota kecil bahkan pedesaan.
contoh bisnis retail di bidang IT :
a. bisnis pengisian pulsa via online.
b. bisnis pengisian tinta printer.

2. Bisnis e-commerce
Pengertian E-Commerce atau definisi e-commerce adalah kegiatan komersial dengan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
contoh bisnis e-commerce :
a.      amazon.com
b.      Selain itu juga ada eBay, Yah00 dan Google
c.      bhineka.com

3. Bisnis penjualan alat komputer
Bisnis ini juga salah satu bisnis yang paling prospektif, bisnis ini juga banyak dminati oleh para pengusaha. karena untuk menjalankan bisnis ini tidak terlalu sulit dan dengan majunya perkembangan jaman, rata-rata masyarakat sekarang memiliki perangkat komputer dan laptop.jadi mengapa bisnis ini menjadi salah satu bisnis yang paling prospektif. karena banyaknya peminatnya.
contoh bisnis alat komputer :
a.      ajc komputer
b.      bhineka komputer
c.      Krishna Alfamedia Komputer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar